النتائج 1 إلى 3 من 3

الموضوع: Jawaban Imam terhadap pertanyaan Umar Faruq..

  1. افتراضي Jawaban Imam terhadap pertanyaan Umar Faruq..


    - 1 -
    Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani
    05 - 06 - 1430 هـ
    29 - 05 - 2009 مـ
    02:39 صباحاً
    ________


    Jawaban Imam terhadap pertanyaan Umar Faruq..


    Dengan nama Allah Ar Rahman Ar Rahim, salam ke atas para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam..

    Saudaraku yang mulia, sesungguhnya beberapa pertanyaanmu aneh, seperti katamu:

    Adakah Jibril turun pada Muhammad Rasulullah -shollallaahu 'alayhi wasallam-
    ?!

    Aku tidak fikir adanya perselisihan dalam permasalahan ini antara ulama umat, sebab itu aku rasa pelik dengan pertanyaanmu, bagaimanapun, kelak kami akan membalas pertanyaanmu secara ringkas, agar engkau tidak menyifatkan kami ini bersikap sombong tanpa alasan yang benar

    Pertamanya: Adakah seorang alim dari ulama umat yang mengakuimu, tanpa mengira perbezaan mazhab mereka
    ?

    Jawaban: Sesungguhnya orang alim adalah orang yang dapat membezakan antara yang hak dan yang batil, orang yang tidak berpaling dan tidak menolak muhkam Kitabullah, ayat-ayat muhkamat yang dengannya aku berhujjah kepada ulama umat, sesiapa yang mengikuti bayan keterangan kami, mempelajarinya, memikirkannya dan memahaminya, serta dia menyadari bayan keterangan itu dan mengetahuinya dengan pasti, demi Allah, nescaya dia menjadi ulama besar kaum muslimin, dan menjadi rujukan mereka yang sesungguhnya bagi orang-orang yang beriman

    Adakah engkau tahu jika ada seorang ulama umat membenarkanku, lantas engkau juga akan ikut membenarkan? Adakah dia sebagai bukti menurutmu, orang alim ini? Katalah, andaikan orang alim ini sesat, begitu juga Nasser Mohammed Al Yamani sesat, maka tentu sahaja mereka akan menyesatkanmu dari kebenaran, maka dari itu pergunakanlah akal fikiranmu wahai saudaraku yang mulia, Allah telah berikan keistimewaan pada manusia dengannya, yang membezakan antara mereka dengan haiwan, yaitu akal fikiran yang memikirkan dan merenungkan

    Janganlah engkau mengikuti perkara yang engkau tidak punya ilmu pengetahuan tentangnya, hatta sekalipun kebanyakan menusia percaya pada Nasser Mohammed Al Yamani, katalah, andaikan kebanyakan manusia sesat dan mereka percaya pada Nasser Mohammed Al Yamani dan dia sesat, maka jika engkau mengikuti mereka nescaya mereka akan menyesatkanmu, sekiranya mereka berada dalam kesesatan yang nyata

    Bukankah Allah Ta'ala berfirman:
    Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah). (116)
    Maha Benar Allah
    [Al An'aam]
    ?

    Jika demikian wahai saudaraku yang mulia, nasihatku untukmu sesungguhnya, janganlah engkau mempercayai Nasser Mohammed Al Yamani, hanya kerana engkau lihat kebanyakan manusia mempercayainya, begitu juga janganlah membenarkan Nasser Mohammed Al Yamani, hanya kerana para pemimpin dan pembesar telah mengikutinya, boleh jadi para pemimpin dan pembesar itu berada dalam kesalahan, janganlah engkau menjadi pengampu, jika orang-orang berbuat baik engkau pun ikut berbuat baik, jika mereka buat buruk engkau bersegera mengikuti jejak mereka, tidak sama sekali, namun pergunakanlah akal fikiranmu sebelum engkau mengikuti

    Ketahuilah bahawasanya akal fikiranmu adalah hujjah Allah terhadapmu, jika akal fikiranmu diambil darimu (hilang akal) maka pena diangkat darimu (tidak dicatat perbuatan dan ucapanmu) sehinggalah akal fikiranmu kembali padamu, yang dengannya engkau bertafakkur memikirkan

    Nasihatku untukmu, janganlah engkau mengikuti perkara yang engkau tidak punya ilmu pengetahuan tentangnya, hatta sekalipun engkau lihat banyak orang-orang yang mengikuti Nasser Mohammed Al Yamani, selagimana engkau tidak dapati Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani dipersenjatai oleh Tuhannya dengan penguasaan ilmu pengetahuan, dengan dalil hujjah yang meyakinkan dari Kitabullah, yang menjadi hujjah Allah terhadap semua manusia

    Allah tidak menjadikan para pemimpin dan pembesar kalian sebagai hujjah untuk kalian, jika mereka membenarkan kalian juga membenarkan, jika mereka mendustakan kalian ikut mendustakan, padahal sesungguhnya kalian telah lihat kesudahan tempat kembalinya orang-orang yang mengikuti para pemimpin dan pembesar

    Demikian juga para ulama, Allah tidak jadikan mereka sebagai hujjahmu jika engkau tidak mempercayai kebenaran, sekiranya engkau penuntut ilmu, maka janganlah engkau mengikuti para ulama, jangan pula mengikuti Nasser Mohammed Al Yamani, tanpa didasari ilmu pengetahuan, ketahuilah bahawa kelak Allah akan meminta pertanggungjawaban terhadap akal fikiranmu, Allah akan menanyakan mengapa engkau mengikuti mereka tanpa merenungkan, tanpa memikirkan dalil hujjah ilmu pengetahuan mereka, adakah ianya dapat diterima oleh akal fikiran sekiranya engkau penuntut ilmu

    Allah Ta'ala berfirman:
    Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (36)
    Maha Benar Allah
    [Al Israa]


    Jadilah engkau termasuk kalangan orang-orang yang Allah nyatakan pada firman-Nya:
    Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka, (57) Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka, (58) Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka (sesuatu apapun), (59) Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka, (60) mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya (61)
    Maha Benar Allah
    [Al Mu'minuun]


    Adapun Nasser Mohammed Al Yamani, maka dia mengikuti bashirah ilmu pengetahuan dan hujjah nendanya; Al Quran, kami tidak mengikuti kemauan orang-orang yang tidak mengetahui

    Pembenaran terhadap firman Allah Ta'ala:
    Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah. (37)
    Maha Benar Allah
    [Ar Ra'du]


    Allah Ta'ala berfirman:
    Petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu
    Maha Benar Allah
    [Al Baqarah:120]


    Pertanyaanmu yang kedua:
    Keduanya: Adakah engkau punya dalil dari Kitabullah, atau dari Sunnah Rasulullah mengenai klaim pengakuanmu, yang aku maksudkan adalah atsar dari hadits atau dari Kitab
    ?

    Jawaban: Tentu sahaja jika aku menguasai dan mengungguli seluruh ulama umat Islam, Nasrani dan Yahudi, dengan dalil hujjah ilmu pengetahuan yang hak, yang membungkam lawan bicara dengan sebenar-benarnya, kerana setiap dakwaan itu perlu ada bukti

    Katakanlah kepada ulama kaum muslimin, kemarilah kalian semua ke laman sesawang Nasser Mohammed Al Yamani, sama ada kalian menegakkan hujjah terhadapnya dengan penguasaan ilmu pengetahuan, atau dia yang menegakkan hujjah terhadap kalian dengan penguasaan ilmu pengetahuan yang lebih tepat dan lebih benar jalannya, hingga kalian menyerah dan menerima dengan sepenuhnya, maka inilah bukti Al Mahdi Al Muntadhar yang hak, bahkan sekalipun dalam Al Quran ada lafaz yang jelas (Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani), bukanlah yang demikian itu sebagai bukti, boleh jadi lelaki itu adalah Nasser Mohammed Al Yamani yang lain, dan Nasser Mohammed Al Yamani yang ini pula menyangka dirinya adalah lelaki itu

    Jika demikian wahai saudaraku yang mulia, sesungguhnya bukti yang sebenar-benarnya adalah penguasaan dalil hujjah ilmu pengetahuan yang menyeluruh, menerangkan keputusan hukum yang sebenarnya, dan menyatakan keterangan yang memisahkan antara yang hak dan yang batil, yang ada di antara semua golongan yang berselisih untuk menyatukan barisan mereka dan menggabungkan mereka kembali

    Sekiranya mereka menerima dan aku tidak melaksanakannya, maka aku bukan Al Mahdi Al Muntadhar yang hak dari Tuhan Semesta Alam, setiap dakwaan perlu pembuktian

    Adakah kalian ini menunggu nabi yang baru, ataupun kalian ini menunggu imam yang Allah tambahkan padanya keluasan dan penguasaan ilmu pengetahuan yang mengungguli kalian, agar dia berikan keputusan hukum di antara kalian pada perkara yang kalian perselisihkan, lalu dia menyatukan shaff kalian dan Allah mengumpulkan kalian dengannya, meneguhkan kekuatan dan kekuasaan kalian, setelah kalian berpecah belah jadi gentar dan lemah
    ?

    Pertanyaanmu yang ketiga:
    Ketiganya: Berapa lama telah berlalu dari dunia
    ?

    Jawaban: Sejak bermulanya pergerakan masa sampailah detik balasanku ini terhadap pertanyaanmu, inilah yang telah berlalu dari dunia hingga saat jawabanku padamu diterbitkan

    Keempatnya: Adakah engkau telah menikah, jika jawabannya ya, ada berapa anak-anakmu
    ?

    Jawaban: Pertanyaan ini berkaitan denganku, Allah tidak menjadikan bukti untuk kalian pada isteri-isteriku dan anak-anakku; namun bukti untuk kalian adalah dalil hujjah ilmu pengetahuan yang hak

    Kelimanya: Adakah Jibril turun pada Muhammad
    ?

    Jawaban: Allah Ta'ala berfirman: Katakanlah: "Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". (102)
    Maha Benar Allah
    [An Nahl]


    Bermakna Allah mengirimkan utusan-Nya Jibril kepada Rasul-Nya Muhammad -'alayhimassholaatu wassalaamu- Allah Ta'ala berfirman:
    Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani, Apabila matahari digulung, (1) dan apabila bintang-bintang berjatuhan, (2) dan apabila gunung-gunung dihancurkan, (3) dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan) (4) dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, (5) dan apabila lautan dijadikan meluap (6) dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh) (7) dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, (8) karena dosa apakah dia dibunuh, (9) dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka, (10) dan apabila langit dilenyapkan, (11) dan apabila neraka Jahim dinyalakan, (12) dan apabila surga didekatkan, (13) maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya. (14) Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang, (15) yang beredar dan terbenam, (16) demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya, (17) dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing, (18)sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), (19)yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai 'Arsy, (20) yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. (21) Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila. (22) Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang. (23) Dan dia (Muhammad) bukanlah orang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib. (24) Dan Al Quran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk, (25) maka ke manakah kamu akan pergi? (26) Al Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (27) (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. (28) Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam. (29)
    Maha Benar Allah
    [At Takwiir]

    Keenamnya: Berapa kali engkau lihat Rasulullah dalam mimpi ketika engkau tidur? Berapa kali engkau lihat Rasulullah dalam keadaan engkau sadar terjaga (yaqadhah)
    ?

    Aneh pertanyaanmu ini
    (Berapa kali engkau lihat Rasulullah dalam keadaan engkau sadar terjaga!)
    Jawaban: Aku telah melihat maqam baginda -shollallaahu 'alayhi wasallam- di Al Madinah Al Munawwarah, pada hari aku mengerjakan haji ke Baitullah, dan aku ke Madinah mengunjungi nendaku -'alayhis sholaatu wassalaam-.

    Adapun mimpi maka pernyataan dalam mimpi itu adalah khusus untukku, aku tidak menghujjah kalian dengannya supaya kalian percaya, dengan mengatakan kepada kalian, "Kalian mesti percaya padaku, aku telah lihat nendaku, maka kalian wajib membenarkanku!" Jika demikian halnya, nescaya rosak bumi ini disebabkan banyaknya mimpi dusta dan rekayasa, dan aku telah menyatakan pada kalian sebelum ini, bahawa Muhammad Rasulullah -shollallaahu 'alayhi wa aalihi wa sallam- baginda mengatakan padaku dalam dalam suatu mimpi yang benar:
    Tiada seorang alim yang mendebatmu dari Al Quran, kecuali engkau pasti mengalahkannya


    Wahai saudaraku, jika sungguh aku ini benar-benar Al Imam Al Mahdi Al Muntadhar yang hak dari Tuhan kalian, maka aku bersumpah demi Allah, pasti seandainya berkumpul semua ulama kaum muslimin, Nasrani dan Yahudi, yang hidup dan yang mati, kesemuanya berkumpul untuk menghujjah Nasser Mohammed Al Yamani dari Al Quran, nescaya Allah akan membuatkan Al Mahdi Al Muntadhar yang akan mengalahkan dan mengungguli kalian semua, dengan kekuatan dalil hujjah ilmu pengetahuan Al Quran, pembenaran terhadap mimpi yang hak, yang dinyatakan kepadaku dalam mimpi itu oleh nendaku -shollallaahu 'alayhi wa aalihi wasallam-

    Namun sekiranya Allah tidak membenarkanku mengenai mimpi itu dalam kenyataan sebenar, maka jadilah mimpi itu sebuah kebohongan, maka dari itu, antara aku dan ulama umat adalah kembali berhukum dengan Al Quran, agar kita lihat, adakah kelak Allah akan membenarkanku dengan sesungguhnya dalam kenyataan sebenar, hinggakan mereka tidak mendebatku dari Al Quran, melainkan aku datangkan kepada mereka bayan keterangan yang benar dan yang lebih baik penjelasannya

    Setiap dakwaan perlu ada pembuktian, dan ilmu pengetahuan yang muhkam dari Al Quran adalah hukum keputusan yang menentukan, bukan kerana banyaknya mimpi bertemu nendaku Muhammad Rasulullah! Hatta meskipun aku katakan pada kalian, 'Sesungguhnya aku telah melihat Nabi sejuta kali', tentu sahaja Allah tidak jadikan mimpi sebagai hujjah terhadap kalian, yang mana jika kalian tidak percaya Allah akan mengazab kalian! Semoga Allah melindungi; Bahkan yang jadi hujjah terhadap kalian adalah kekuatan dalil hujjah ilmu pengetahuan dari Al Quran, yang dengannya aku menghujjah kalian sampailah kalian menyerah dan menerima kebenaran dengan sepenuhnya

    Ketujuhnya: Di mana Allah menurutmu
    ?

    Jawaban: Sesungguhnya Allah berada di langit bersemayam di atas Arsy-Nya, Dia mengetahui apa yang ada dalam diriku dan apa yang ada dalam dirimu, Dia mengetahui mata-mata yang khianat dan segala yang terpendam di dalam dada, Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya, dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada, bukan bersama dengan Dzat-Nya namun dengan ilmu pengetahuan-Nya, tiada suatu apapun di langit dan di bumi yang samar dan tersembunyi dari-Nya

    Demikian itulah Allah Ar Rahman yang bersemayam di atas Arsy-Nya. Pembenaran terhadap firman Allah Ta'ala: Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani
    Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (1) Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (2) Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (3) Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (4) Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan. (5) Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (6)
    Maha Benar Allah
    [Al Hadiid]


    Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani
    Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir. (21) Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (22) Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (23) Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (24)
    Maha Benar Allah
    [Al Hasyr]

    Kedelapan: Bilakah engkau mengenal Allah
    ?

    Jawaban: Ya subhaanallaah, aduhai Maha Suci Allah, siapa pula yang mengatakan padamu bahawa adakalanya aku mengetahui Allah dan pada waktu lain pula aku menyangkal-Nya? Aku tahu bahawa yang demikian itu adalah teka-teki darimu, aku tidak menghujjah kalian dengan permainan kata-kata dan teka-teki

    Hendaklah pertanyaanmu itu jelas lagi terang, tentu akan datang padamu jawaban yang jelas dan terperinci pula, yang dapat difahami oleh orang-orang lain dan mereka dapat mengambil manfaat darinya, adapun permainan kata-kata dan teka-teki, maka tiada tempat baginya di sisi kami, hatta walaupun engkau tahu jawaban terhadapnya, aku pasti tidak akan membalasnya, atau sengaja aku acuh tak acuh terhadapnya

    Sekiranya engkau bertanya padaku, "Bilakah engkau dapat mengetahui bahawa Allah redha terhadapmu? Tentu aku akan katakan padamu, tatkala aku telah membuat Tuhanku redha, aku dekatkan diri pada-Nya, lantas rahmat-Nya menyelubungiku, ketenangan dan kedamaian turun di hatiku, maka di situlah aku mengetahui tanpa syak dan ragu lagi, bahawa di saat itu Allah redha padaku

    Adapun ketika manusia lihat hatinya keras membatu untuk mengingati Allah, yang bilamana disebut nama Allah di sisinya, tidak gementar hatinya, dan bilamana dibacakan ayat-ayat Allah padanya, ayat-ayat itu tidak membuatkan keimanannya bertambah, maka hendaklah dia tahu bahawa Allah murka padanya, kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang telah keras membatu hatinya untuk mengingat Allah

    Kesembilan: Adakah Tuhan umat Nasrani itu sama dengan Tuhan umat Yahudi, sama dengan Tuhan umat Islam
    ?

    Jawaban: Maha Suci Allah Tuhan yang menguasai tiap-tiap sesuatu yang telah ada dan yang akan ada hingga Hari Pembalasan, Tuhan umat Islam, Nasrani, Yahudi dan manusia seluruhnya, akan tetapi kebanyakan mereka itu tidak menyukai kebenaran Allah, kebanyakan manusia itu mempersekutukan Allah, apabila hanya nama Allah sahaja yang disebut, merasa kesallah hati orang-orang yang tidak mengenal Tuhan mereka, dan apabila nama selain Allah yang disebut, mendadak mereka bergembira

    Allah Ta'ala berfirman:
    Dan apabila hanya nama Allah saja disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati. (45)
    Maha Benar Allah
    [Az Zumar]


    Apa yang aku harapkan darimu, dari semua orang yang menginginkan dari Tuhan mereka, agar Tuhan mereka menambahkan cahaya di hati mereka, maka yang ku harapkan adalah kalian bertadabbur merenungkan Surah Az Zumar, dengan perenungan orang yang bertafakkur memikirkan, supaya Allah menerangi hati kalian dengan bertadabbur dan bertafakkur, menambahkan kekhusyukan pada kalian, melapangkan dada kalian, memperlihatkan kebenaran pada kalian, dan menjadikan untuk kalian adanya furqan (bukti dan keterangan), agar kalian dapat memisahkan antara perkara yang hak dan yang batil, mudah-mudahan kalian meyakini kebenaran

    ( سورة الزمر )
    بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
    {تَنزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّـهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ ﴿١﴾ إِنَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّـهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ ﴿٢﴾ أَلَا لِلَّـهِ الدِّينُ الْخَالِصُ ۚ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّـهِ زُلْفَىٰ إِنَّ اللَّـهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ اللَّـهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ ﴿٣﴾ لَّوْ أَرَادَ اللَّـهُ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا لَّاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ سُبْحَانَهُ ۖ هُوَ اللَّـهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ ﴿٤﴾ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ ﴿٥﴾ خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم مِّنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۚ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِّن بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّـهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۖ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ ﴿٦﴾ إِن تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّـهَ غَنِيٌّ عَنكُمْ ۖ وَلَا يَرْضَىٰ لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ ۖ وَإِن تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ ۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُم مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ ﴿٧﴾ وَإِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُ مُنِيبًا إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا خَوَّلَهُ نِعْمَةً مِّنْهُ نَسِيَ مَا كَانَ يَدْعُو إِلَيْهِ مِن قَبْلُ وَجَعَلَ لِلَّـهِ أَندَادًا لِّيُضِلَّ عَن سَبِيلِهِ ۚ قُلْ تَمَتَّعْ بِكُفْرِكَ قَلِيلًا ۖ إِنَّكَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ ﴿٨﴾ أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ ﴿٩﴾ قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَـٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّـهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ ﴿١٠﴾ قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّـهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ ﴿١١﴾ وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ ﴿١٢﴾ قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿١٣﴾ قُلِ اللَّـهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهُ دِينِي ﴿١٤﴾ فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُم مِّن دُونِهِ ۗ قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ ﴿١٥﴾ لَهُم مِّن فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِّنَ النَّارِ وَمِن تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ۚ ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ اللَّـهُ بِهِ عِبَادَهُ ۚ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ ﴿١٦﴾ وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللَّـهِ لَهُمُ الْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ ﴿١٧﴾ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ ۚ أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّـهُ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمْ أُولُو الْأَلْبَابِ ﴿١٨﴾ أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ الْعَذَابِ أَفَأَنتَ تُنقِذُ مَن فِي النَّارِ ﴿١٩﴾ لَـٰكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّن فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ وَعْدَ اللَّـهِ ۖ لَا يُخْلِفُ اللَّـهُ الْمِيعَادَ ﴿٢٠﴾ أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّـهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَلَكَهُ يَنَابِيعَ فِي الْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا مُّخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَجْعَلُهُ حُطَامًا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ ﴿٢١﴾ أَفَمَن شَرَحَ اللَّـهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِّلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ اللَّـهِ ۚ أُولَـٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ ﴿٢٢﴾ اللَّـهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّـهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّـهِ يَهْدِي بِهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُضْلِلِ اللَّـهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ ﴿٢٣﴾ أَفَمَن يَتَّقِي بِوَجْهِهِ سُوءَ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ وَقِيلَ لِلظَّالِمِينَ ذُوقُوا مَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ ﴿٢٤﴾ كَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ ﴿٢٥﴾ فَأَذَاقَهُمُ اللَّـهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ ﴿٢٦﴾ وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَـٰذَا الْقُرْآنِ مِن كُلِّ مَثَلٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ ﴿٢٧﴾ قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ ﴿٢٨﴾ ضَرَبَ اللَّـهُ مَثَلًا رَّجُلًا فِيهِ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِّرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ الْحَمْدُ لِلَّـهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ﴿٢٩﴾ إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ ﴿٣٠﴾ ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِندَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ ﴿٣١﴾ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن كَذَبَ عَلَى اللَّـهِ وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْكَافِرِينَ ﴿٣٢﴾ وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِ ۙ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ ﴿٣٣﴾ لَهُم مَّا يَشَاءُونَ عِندَ رَبِّهِمْ ۚ ذَٰلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ ﴿٣٤﴾ لِيُكَفِّرَ اللَّـهُ عَنْهُمْ أَسْوَأَ الَّذِي عَمِلُوا وَيَجْزِيَهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿٣٥﴾ أَلَيْسَ اللَّـهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ ۖ وَيُخَوِّفُونَكَ بِالَّذِينَ مِن دُونِهِ ۚ وَمَن يُضْلِلِ اللَّـهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ ﴿٣٦﴾ وَمَن يَهْدِ اللَّـهُ فَمَا لَهُ مِن مُّضِلٍّ ۗ أَلَيْسَ اللَّـهُ بِعَزِيزٍ ذِي انتِقَامٍ ﴿٣٧﴾ وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّـهُ ۚ قُلْ أَفَرَأَيْتُم مَّا تَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّـهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّـهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ ۚ قُلْ حَسْبِيَ اللَّـهُ ۖ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ ﴿٣٨﴾ قُلْ يَا قَوْمِ اعْمَلُوا عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّي عَامِلٌ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ﴿٣٩﴾ مَن يَأْتِيهِ عَذَابٌ يُخْزِيهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُّقِيمٌ ﴿٤٠﴾ إِنَّا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ لِلنَّاسِ بِالْحَقِّ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ ﴿٤١﴾ اللَّـهُ يَتَوَفَّى الْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ﴿٤٢﴾ أَمِ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّـهِ شُفَعَاءَ ۚ قُلْ أَوَلَوْ كَانُوا لَا يَمْلِكُونَ شَيْئًا وَلَا يَعْقِلُونَ ﴿٤٣﴾ قُل لِّلَّـهِ الشَّفَاعَةُ جَمِيعًا ۖ لَّهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ ﴿٤٤﴾ وَإِذَا ذُكِرَ اللَّـهُ وَحْدَهُ اشْمَأَزَّتْ قُلُوبُ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ ۖ وَإِذَا ذُكِرَ الَّذِينَ مِن دُونِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ ﴿٤٥﴾ قُلِ اللَّـهُمَّ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِي مَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ﴿٤٦﴾ وَلَوْ أَنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لَافْتَدَوْا بِهِ مِن سُوءِ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ وَبَدَا لَهُم مِّنَ اللَّـهِ مَا لَمْ يَكُونُوا يَحْتَسِبُونَ ﴿٤٧﴾ وَبَدَا لَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا كَسَبُوا وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ ﴿٤٨﴾ فَإِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَاهُ نِعْمَةً مِّنَّا قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ ۚ بَلْ هِيَ فِتْنَةٌ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ﴿٤٩﴾ قَدْ قَالَهَا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ ﴿٥٠﴾ فَأَصَابَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا كَسَبُوا ۚ وَالَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْ هَـٰؤُلَاءِ سَيُصِيبُهُمْ سَيِّئَاتُ مَا كَسَبُوا وَمَا هُم بِمُعْجِزِينَ ﴿٥١﴾ أَوَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّـهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ ﴿٥٢﴾ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّـهِ ۚ إِنَّ اللَّـهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ﴿٥٣﴾ وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ ﴿٥٤﴾ وَاتَّبِعُوا أَحْسَنَ مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ بَغْتَةً وَأَنتُمْ لَا تَشْعُرُونَ ﴿٥٥﴾ أَن تَقُولَ نَفْسٌ يَا حَسْرَتَىٰ عَلَىٰ مَا فَرَّطتُ فِي جَنبِ اللَّـهِ وَإِن كُنتُ لَمِنَ السَّاخِرِينَ ﴿٥٦﴾ أَوْ تَقُولَ لَوْ أَنَّ اللَّـهَ هَدَانِي لَكُنتُ مِنَ الْمُتَّقِينَ ﴿٥٧﴾ أَوْ تَقُولَ حِينَ تَرَى الْعَذَابَ لَوْ أَنَّ لِي كَرَّةً فَأَكُونَ مِنَ الْمُحْسِنِينَ ﴿٥٨﴾ بَلَىٰ قَدْ جَاءَتْكَ آيَاتِي فَكَذَّبْتَ بِهَا وَاسْتَكْبَرْتَ وَكُنتَ مِنَ الْكَافِرِينَ ﴿٥٩﴾ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ تَرَى الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى اللَّـهِ وُجُوهُهُم مُّسْوَدَّةٌ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْمُتَكَبِّرِينَ ﴿٦٠﴾ وَيُنَجِّي اللَّـهُ الَّذِينَ اتَّقَوْا بِمَفَازَتِهِمْ لَا يَمَسُّهُمُ السُّوءُ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿٦١﴾ اللَّـهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ ﴿٦٢﴾ لَّهُ مَقَالِيدُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّـهِ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ ﴿٦٣﴾ قُلْ أَفَغَيْرَ اللَّـهِ تَأْمُرُونِّي أَعْبُدُ أَيُّهَا الْجَاهِلُونَ ﴿٦٤﴾ وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ ﴿٦٥﴾ بَلِ اللَّـهَ فَاعْبُدْ وَكُن مِّنَ الشَّاكِرِينَ ﴿٦٦﴾ وَمَا قَدَرُوا اللَّـهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ ۚ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ ﴿٦٧﴾ وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَن شَاءَ اللَّـهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنظُرُونَ ﴿٦٨﴾ وَأَشْرَقَتِ الْأَرْضُ بِنُورِ رَبِّهَا وَوُضِعَ الْكِتَابُ وَجِيءَ بِالنَّبِيِّينَ وَالشُّهَدَاءِ وَقُضِيَ بَيْنَهُم بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ ﴿٦٩﴾ وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَا يَفْعَلُونَ ﴿٧٠﴾ وَسِيقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ جَهَنَّمَ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا فُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَتْلُونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِ رَبِّكُمْ وَيُنذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَـٰذَا ۚ قَالُوا بَلَىٰ وَلَـٰكِنْ حَقَّتْ كَلِمَةُ الْعَذَابِ عَلَى الْكَافِرِينَ ﴿٧١﴾ قِيلَ ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ ﴿٧٢﴾ وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ ﴿٧٣﴾ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّـهِ الَّذِي صَدَقَنَا وَعْدَهُ وَأَوْرَثَنَا الْأَرْضَ نَتَبَوَّأُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ نَشَاءُ ۖ فَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ ﴿٧٤﴾ وَتَرَى الْمَلَائِكَةَ حَافِّينَ مِنْ حَوْلِ الْعَرْشِ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ ۖ وَقُضِيَ بَيْنَهُم بِالْحَقِّ وَقِيلَ الْحَمْدُ لِلَّـهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٧٥﴾}
    صدق الله العظيم.

    Surah Az Zumar
    Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani

    Kitab (Al Quran ini) diturunkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (1) Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. (2) Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (3) Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (4) Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (5) Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan? (6) Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu. (7) Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka". (8) (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (9) Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (10) Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. (11) Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri". (12) Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku". (13) Katakanlah: "Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku". (14) Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia. Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat". Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. (15) Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah merekapun lapisan-lapisan (dari api). Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku.(16) Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku, (17) yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal. (18) Apakah (kamu hendak merubah nasib) orang-orang yang telah pasti ketentuan azab atasnya? Apakah kamu akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka? (19) Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya. (20) Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. (21) Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (22) Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. (23) Maka apakah orang-orang yang menoleh dengan mukanya menghindari azab yang buruk pada hari kiamat (sama dengan orang mukmin yang tidak kena azab)? Dan dikatakan kepada orang-orang yang zalim: "Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan". (24) Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul), maka datanglah kepada mereka azab dari arah yang tidak mereka sangka. (25) Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui. (26) Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (27)(Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.(28) Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan dan seorang budak yang menjadi milik penuh dari seorang laki-laki (saja); Adakah kedua budak itu sama halnya? Segala puji bagi Allah tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (29) Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). (30) Kemudian sesungguhnya kamu pada hari kiamat akan berbantah-bantah di hadapan Tuhanmu. (31) Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? Bukankah di neraka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir? (32) Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa. (33) Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik, (34) agar Allah akan menutupi (mengampuni) bagi mereka perbuatan yang paling buruk yang mereka kerjakan dan membalas mereka dengan upah yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (35) Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya. Dan mereka mempertakuti kamu dengan (sembahan-sembahan) yang selain Allah? Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidak seorangpun pemberi petunjuk baginya.(36) Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorangpun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab? (37) Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah". Katakanlah: "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku". Kepada-Nya-lah bertawakkal orang-orang yang berserah diri. (38) Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui, (39) siapa yang akan mendapat siksa yang menghinakannya dan lagi ditimpa oleh azab yang kekal". (40) Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka. (41) Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. (42) Bahkan mereka mengambil pemberi syafa'at selain Allah. Katakanlah: "Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?" (43) Katakanlah: "Hanya kepunyaan Allah syafa'at itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan" (44) Dan apabila hanya nama Allah saja disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati. (45) Katakanlah: "Wahai Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui barang ghaib dan yang nyata, Engkaulah Yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka memperselisihkannya". (46) Dan sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai apa yang ada di bumi semuanya dan (ada pula) sebanyak itu besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu dari siksa yang buruk pada hari kiamat. Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan. (47) Dan (jelaslah) bagi mereka akibat buruk dari apa yang telah mereka perbuat dan mereka diliputi oleh pembalasan yang mereka dahulu selalu memperolok-olokkannya. (48) Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui. (49) Sungguh orang-orang yang sebelum mereka (juga) telah mengatakan itu pula, maka tiadalah berguna bagi mereka apa yang dahulu mereka usahakan. (50) Maka mereka ditimpa oleh akibat buruk dari apa yang mereka usahakan. Dan orang-orang yang zalim di antara mereka akan ditimpa akibat buruk dari usahanya dan mereka tidak dapat melepaskan diri.(51) Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang dikehendaki-Nya? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman. (52) Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (53) Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). (54) Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya, (55) supaya jangan ada orang yang mengatakan: "Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah), (56) atau supaya jangan ada yang berkata: 'Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa'. (57) Atau supaya jangan ada yang berkata ketika ia melihat azab 'Kalau sekiranya aku dapat kemnbali (ke dunia), niscaya aku akan termasuk orang-orang berbuat baik'.(58) (Bukan demikian) sebenarya telah datang keterangan-keterangan-Ku kepadamu lalu kamu mendustakannya dan kamu menyombongkan diri dan adalah kamu termasuk orang-orang yang kafir". (59)Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri?(60) Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangan mereka, mereka tiada disentuh oleh azab (neraka dan tidak pula) mereka berduka cita. (61) Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu. (62) Kepunyaan-Nya-lah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi. (63) Katakanlah: "Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan?" (64) Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. (65) Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur". (66) Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. (67) Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing). (68) Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan.(69) Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan. (70) Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?" Mereka menjawab: "Benar (telah datang)". Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir. (71) Dikatakan (kepada mereka): "Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya" Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri. (72) Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya". (73) Dan mereka mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami kehendaki; maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal".(74) Dan kamu (Muhammad) akan melihat malaikat-mmlaikat berlingkar di sekeliling 'Arsy bertasbih sambil memuji Tuhannya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan: "Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam". (75)
    Maha Benar Allah

    Kesepuluh: Adakah Muhammad Rasulullah itu khalifah Allah sekarang ini ataupun engkau
    ?

    Jawaban
    : Muhammad Rasulullah adalah khalifah Allah, perumpamaan baginda itu seperti Nabi Daud -'alayhissalaam-. Allah Ta'ala berfirman:
    Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.
    Maha Benar Allah
    [Shaad:26]


    Kemudian baginda wafat -'alayhis sholaatu wassalaam-, Allah Ta'ala berfirman:
    Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). (30) Kemudian sesungguhnya kamu pada hari kiamat akan berbantah-bantah di hadapan Tuhanmu. (31)
    Maha Benar Allah
    [Az Zumar]


    Aku lihat engkau mengatakan bahawa Muhammad Rasulullah -shollallaahu 'alayhi wasallam- adalah khalifah di bumi sekarang ini! Maka aku katakan: Tidak, sesungguhnya baginda telah pergi meninggalkan dunia, baginda tidak ada keperluan lagi dengan dunia, mengapa engkau mahu minta baginda tetap tinggal di dunia? Nabi telah melalui dunia yang panjang sampailah baginda -shollallaahu 'alayhi wasallam- pergi menemui Tuhannya, betapa aku ini ingin bersegera untuk menyusulnya andai tiada lagi tugasan dan kepentingan yang sesungguhnya bagiku

    Andai tiada yang demikian itu, tidaklah aku mahu tinggal dalam kehidupan dunia ini walau sesaat, tiada bagi kami sedikitpun keperluan dengan dunia jika tidak kerana Allah, kerana Dia-lah kami hidup di dunia, tujuan dan cita-cita kerana Allah belum lagi terealisasi, kelak ianya akan terlaksana dengan izin Allah, sesungguhnya Allah tidak memungkiri janji

    Bukankah aku ingin Allah meneguhkanku di bumi ini, supaya aku dapat memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran, melaksanakan al amar bil ma'ruuf dan an nahyu 'anil munkar, lalu melenyapkan penindasan dan kezaliman sesama hamba Allah, aku seru sekalian hamba untuk keluar meninggalkan peribadatan kepada hamba menuju peribadatan kepada Tuhan hamba
    ?
    Kelak Tuhanku akan melaksanakan janji-Nya padaku dan janji-Nya pada hamba-hamba-Nya sepertiku dari kalangan orang-orang baik, maka aku akan bimbing semua manusia menuju jalan yang lurus, barangsiapa yang ingkar sesudah itu dan mengikuti al Masih Ad Dajjal, maka mereka itulah orang-orang yang fasik

    Pembenaran terhadap firman Allah Ta'ala:
    Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang ingkar sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (55)
    Maha Benar Allah
    [An Nuur]


    Demikian itu kerana sesungguhnya fitnah Al Masih Ad Dajjal akan datang setelah Allah membimbing dan memberi petunjuk kepada seluruh manusia dengan Al Mahdi Al Muntadhar, setelah semua manusia beriman dengan sesungguhnya, mereka percaya dan taat patuh kepada Al Mahdi Al Muntadhar, maka sesudah itu akan datang fitnah untuk menguji ketakwaan mereka

    Allah Ta'ala berfirman:
    Alif laam miim (1) Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (2) Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (3)
    Maha Benar Allah
    [Al 'Ankabuut]


    Wahai saudaraku yang mulia, sesungguhnya aku tidak fikir hatimu tulus terhadap kami, janganlah engkau termasuk kalangan yang tidak menyukai kebenaran, aku harap dari Allah agar mengampunimu dan memaafkan kesalahanmu, lalu mensucikan hatimu sebersih-bersihnya, sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani

    Maka bertaubatlah kepada Tuhanmu dengan menangis di hadapan-Nya, agar Dia memperlihatkan padamu yang benar itu benar, dan mengurniakan padamu untuk dapat mengikutinya, sesungguhnya Tuhanku Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui


    Salam ke atas para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam

    Saudaramu Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani
    ــــــــــــــــــــــــ



    اقتباس المشاركة: 5294 من الموضوع: إجابة الإمام على أسئلة عمر فاروق ..

    - 1 -
    الإمام ناصر محمد اليماني
    05 - 06 - 1430 هـ
    29 - 05 - 2009 مـ
    02:39 صباحاً
    ________



    إجابة الإمام على أسئلة عمر فاروق ..

    بسم الله الرحمن الرحيم، وسلامٌ على المرسلين، والحمد لله ربّ العالمين..
    أخي الكريم، إنّ بعض أسئلتك عجيبة كمثل قولك:
    وهل تنزل جبريل على محمد رسول الله صلّى الله عليه وآله وسلّم؟!
    لا أظنّ يوجد في هذه المسألة جدلٌ بين علماء الأمّة، ولذلك استغربت سؤالك، وعلى كلّ حالٍ سوف نردّ عليك باختصار حتى لا تصفنا بالتكبر بغير الحقّ.
    أولاً: هل اعترف بك أحدٌ من علماء المسلمين بغض النظر عن اختلافهم المذهبي؟
    الجواب: إنّما العالِم من يُفرّق بين الحقّ والباطل ولا يُعرض عن محكم كتاب الله الذي أحاجّهم منه، ومن تابع بياناتنا ودرسها وفهمها وعقلها وعلمها وأيقن بها والله ليصبح من أكبر علماء المسلمين ومرجعيّة بالحقّ للمؤمنين. وهل تعلم إن صدّقني أحد علماء المسلمين فسوف تُصدِّق؟ فهل هو البرهان بالنسبة لك هذا العالِم؟ فافرض أنّ هذا العالِم على ضلالٍ وكذلك ناصر محمد اليماني على ضلالٍ فحتماً سوف يضلونك عن الحقّ، فيا أخي استخدم عقلك الذي ميّز الله به الإنسان عن الحيوان وهو التفكّر والتدبّر، ولا تقفُ ما ليس لك به علم حتى ولو صدّق بناصر محمد اليماني أكثر النّاس، فافرض أنّ أكثر النّاس على ضلالٍ وصدّقوا ناصر محمد اليماني وهو على ضلالٍ فإن اتّبعتهم أضلّوك إذا كانوا على ضلالٍ مبين. ألم يقل الله تعالى: {وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللَّـهِ ۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ ﴿١١٦﴾} صدق الله العظيم [الأنعام]؟

    إذاً أخي الكريم، نصيحتي لك بالحقّ أن لا تصدق ناصر محمد اليماني لأنّك رأيت أكثر النّاس قد صدّقوه، وكذلك لا تصدق ناصر محمد اليماني لأنّه قد اتّبعه السادة والكُبراء فلعلّ السادة والكُبراء على ضلالٍ، فلا تكن إمّعةً إن أحسن النّاسُ أحسنتَ وإن أساءوا هرعتَ على آثارهم، كلا بل استخدم عقلك من قبل الاتّباع واعلم أنّ عقلك هو حُجّة الله عليك، وإذا أُخذ منك عقلك رُفع عنك القلم حتى يُعاد لك عقلك الذي تفكّر به، ونصيحتي لك لا تقفُ ما ليس لك به علم حتى ولو رأيت أكثر النّاس اتّبعوا ناصر محمد اليماني ما لم تجد الإمام ناصر محمد اليماني مُسلّحاً من ربّه بالعلم والسلطان المقنع من كتاب الله حُجّة الله على العالمين، ولم يجعل الله الحجّة لكم سادتكم ولا كُبراءكم إن صدّقوا صدقتم وإن كذبوا كذبتم فقد رأيتم مصير الذين اتّبعوا السادات والكُبراء.
    وكذلك العلماء لم يجعلهم الله حُجّتك إذا لم تصدق بالحقّ، وإذا كنت طالب علمٍ فلا تتّبع العلماء ولا تتّبع ناصر محمد اليماني بغير علمٍ، واعلم أنّ الله سوف يسألك عن عقلك لما اتّبعتهم بغير التدبّر والتفكّر في سلطان علمهم هل يقبله عقلك إذا كنت طالب علم. وقال الله تعالى: {وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَـٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا ﴿٣٦﴾} صدق الله العظيم [الإسراء].

    وكن من الذين قال الله عنهم: {إِنَّ الَّذِينَ هُم مِّنْ خَشْيَةِ رَبِّهِم مُّشْفِقُونَ ﴿٥٧﴾ وَالَّذِينَ هُم بِآيَاتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ ﴿٥٨﴾ وَالَّذِينَ هُم بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُونَ ﴿٥٩﴾ وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوا وَّقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ ﴿٦٠﴾ أُولَـٰئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ ﴿٦١﴾} صدق الله العظيم [المؤمنون].

    وأمّا ناصر محمد اليماني فهو يتّبع بصيرةَ جدِّه؛ القرآنَ العظيم، ولا نتّبع أهواء الذين لا يعلمون. تصديقاً لقول الله تعالى: {وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا ۚ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُم بَعْدَ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّـهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا وَاقٍ ﴿٣٧﴾} صدق الله العظيم [الرعد].

    وقال الله تعالى: {هُدَى اللَّـهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُم بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّـهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ} صدق الله العظيم [البقرة:120].

    وسؤالك الثاني يقول:
    ثانياً: هل لديك دليل من كتاب الله أو من سنة رسول حول زعمك أقصد أثرٍ من حديثٍ أو كتاب؟
    والجواب: لئن هيمنتُ على كافة علماء المسلمين والنّصارى واليهود بسلطان العلم الحقّ والمُلجم بالحقّ فلكلّ دعوى برهان، وقل لعلماء المسلمين هلمّوا لموقع ناصر محمد اليماني فإمّا أن تقيموا عليه الحجّة بسلطان العلم أو يقيم عليكم الحجّة بعلمٍ أهدى وأقوم سبيلاً حتى تُسلّموا للحقّ تسليماً، فهذا هو برهان المهديّ المنتظَر الحقّ حتى ولو يوجد في القرآن بلفظ واضح (الإمام ناصر محمد اليماني) فليس ذلك هو الحجّة، فلربّما أنّ ناصر محمد اليماني رجلٌ آخر وناصر محمد اليماني هذا يظنّ نفسه هو. إذاً أخي الكريم إنّ الحجّة الحقّ هو سلطان العلم الشامل والحكم الحقّ والقول الفصل بين جميع المختلفين فيوَّحد صفّهم ويجمع شملهم فإن أجابوا فلم أفعلْ فلست المهديّ المنتظر الحقّ من ربّ العالمين، فلكل دعوى برهان. فهل تنتظرون نبيّاً جديداً أم إماماً يزيده الله عليكم بسطةً في العلم فيحكم بينكم فيما كنتم فيه تختلفون فيوَّحد صفّكم فيجمع الله به شملكم فتقوى شوكتكم من بعد تفرّقكم وفشلكم؟

    وسؤالك الثالث يقول:
    ثالثاً: كم مضى من الدنيا؟
    والجواب: منذ أن بدأت حركة الدهر إلى لحظة ردّي على سؤالك فهذا ما مضى من الدُنيا إلى حدّ الساعة لصدور ردّي عليك.

    رابعاً: هل انت متزوج واذا كان نعم كم لديك من الأولاد؟
    والجواب: هذا سؤال يخصّني ولم يجعل الله لكم البرهان في نسائي ولا أولادي؛ بل في سلطان العلم الحقّ.

    خامساً: هل ينزل جبريل على محمد؟
    والجواب: قال الله تعالى: {قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِن رَّبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ ﴿١٠٢﴾} صدق الله العظيم [النحل].

    بمعنى أنّ الله أرسل إلى محمدٍ رسولِ الله رسولَه جبريل عليهما الصلاة والسلام: وقال الله تعالى: بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ {إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ ﴿١﴾ وَإِذَا النُّجُومُ انكَدَرَتْ ﴿٢﴾ وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ ﴿٣﴾ وَإِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْ ﴿٤﴾ وَإِذَا الْوُحُوشُ حُشِرَتْ ﴿٥﴾ وَإِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْ ﴿٦﴾ وَإِذَا النُّفُوسُ زُوِّجَتْ ﴿٧﴾ وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ ﴿٨﴾ بِأَيِّ ذَنبٍ قُتِلَتْ ﴿٩﴾ وَإِذَا الصُّحُفُ نُشِرَتْ ﴿١٠﴾ وَإِذَا السَّمَاءُ كُشِطَتْ ﴿١١﴾ وَإِذَا الْجَحِيمُ سُعِّرَتْ ﴿١٢﴾ وَإِذَا الْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ ﴿١٣﴾ عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا أَحْضَرَتْ ﴿١٤﴾ فَلَا أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ ﴿١٥﴾ الْجَوَارِ الْكُنَّسِ ﴿١٦﴾ وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ ﴿١٧﴾ وَالصُّبْحِ إِذَا تَنَفَّسَ ﴿١٨﴾ إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ ﴿١٩﴾ ذِي قُوَّةٍ عِندَ ذِي الْعَرْشِ مَكِينٍ ﴿٢٠﴾ مُّطَاعٍ ثَمَّ أَمِينٍ ﴿٢١﴾ وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجْنُونٍ ﴿٢٢﴾ وَلَقَدْ رَآهُ بِالْأُفُقِ الْمُبِينِ ﴿٢٣﴾ وَمَا هُوَ عَلَى الْغَيْبِ بِضَنِينٍ ﴿٢٤﴾ وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطَانٍ رَّجِيمٍ ﴿٢٥﴾ فَأَيْنَ تَذْهَبُونَ ﴿٢٦﴾ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ ﴿٢٧﴾ لِمَن شَاءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ ﴿٢٨﴾ وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّـهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ ﴿٢٩﴾} صدق الله العظيم [التكوير].

    سادساً: كم شاهدت رسول الله في منامك؟ وكم شاهدت رسول الله في يقظتك؟
    والعجيب في سؤالك هذا (وكم شاهدت رسول الله في يقظتك)!
    والجواب عليه: شاهدت قبره - عليه الصلاة والسلام - في المدينة المنورة يوم حجَجْتُ إلى بيت الله وزرتُ جدّي إلى المدينة عليه الصلاة والسلام. وأمّا الرؤيا فتخصّني فتواها ولم أحاجّكم بها حتى تُصدّقوا وأقول لكم لا بدّ أن تصدقوا فأنا رأيتُ جدّي فيجب عليكم أن تصدقوني! إذاً لفسدت الأرض من جرّاء كثرة الرؤى الكذّب والافتراء، وسبق وأن أفتيتكم أنّ محمداً رسول الله - صلّى الله عليه وآله وسلّم - قال لي في إحدى الرؤى الحقّ: [وما جادلك عالِم من القرآن إلا غلبته].

    فيا أخي إذا كنتُ حقاً الإمام المهديّ المنتظر الحقّ من ربّكم فأقسمُ بالله العظيم لو اجتمع كافة علماء المسلمين والنّصارى واليهود الأحياء منهم والأموات أجمعين ليحاجّوا ناصر محمد اليماني من القرآن العظيم ليجعل الله المهديّ المنتظر هو المُهيمن عليهم أجمعين بسلطان العلم تصديقاً للرؤيا الحقّ التي أفتاني بها جدّي محمدٌ رسول الله صلّى الله عليه وآله وسلّم، وإذا لم يُصدقني الله الرؤيا على الواقع الحقّ فأصبحت رؤيةٌ كاذبةٌ، وبيني وبين علماء الأمّة هو الاحتكام إلى القرآن لننظر هل سوف يصدّقني الله بالحقّ على الواقع الحقّيقي فلا يحاجوني من القرآن إلا أتيتُهم بالحقّ وأحسن تفسيراً؟ فلكلّ دعوى برهان والعلم المُحكم من القرآن العظيم هو الحكم وليس كثرة رؤيا جدّي محمد رسول الله! حتى لو قلت لكم أنّي رأيته مليون مرة لما جعل الله الرؤيا هي الحجّة عليكم ولأنّكم لم تصدقوا يعذبكم! حاشا لله؛ بل الحجّة عليكم هي أن أحاجّكم بسلطان العلم من القرآن العظيم حتى تسلموا للحقّ تسليماً.

    سابعاً: أين الله بالنسبة لك؟
    والجواب: إنّ الله في السماء مستوٍ على عرشه، يعلم ما في نفسي ونفسك ويعلم خائنة الأعين وما تخفي الصدور، ويعلم ما يلج في الأرض وما يخرج منها وما ينزل من السماء وما يعرج فيها، وهو معكم أينما كنتم وليس بذاته سبحانه بل بعلمه، لا يغيب ولا يخفى عنه شيء لا في السماء ولا في الأرض، ذلكم الله الرحمن على العرش استوى. تصديقاً لقول الله تعالى: بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ .. {سَبَّحَ لِلَّـهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ﴿١﴾ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿٢﴾ هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ ﴿٣﴾ هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۖ وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ ۚ وَاللَّـهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ ﴿٤﴾ لَّهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَإِلَى اللَّـهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ ﴿٥﴾ يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ ۚ وَهُوَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ ﴿٦﴾} صدق الله العلي العظيم [الحديد].

    بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ .. {لَوْ أَنزَلْنَا هَـٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُّتَصَدِّعًا مِّنْ خَشْيَةِ اللَّـهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ ﴿٢١﴾ هُوَ اللَّـهُ الَّذِي لَا إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۖ هُوَ الرَّحْمَـٰنُ الرَّحِيمُ ﴿٢٢﴾ هُوَ اللَّـهُ الَّذِي لَا إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ اللَّـهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ ﴿٢٣﴾ هُوَ اللَّـهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ﴿٢٤﴾} صدق الله العلي العظيم [الحشر].

    ثامناً: متى تعرف الله؟
    والجواب: ويا سُبحان الله ومن قال لك أنّي أحيانا أعرف الله وأخرى أجحد به؟ وأعلم أنّ ذلك لغزٌ منك ولا أحاجّكم بالألغاز، فليكن سؤالك واضحٌ جليٌّ لتأتيك إجابةٌ مُفصّلةٌ تفصيلاً فيفهم الآخرون ويستفيدون، أما الألغاز فلا مكان لها عندنا وحتى ولو كنت أعلم الجواب على ألغازك لما رددت، أو أتجاهلها تعمداً مني، ولو قلت لي متى تعرف أنّ الله راضٍ عنك؟ لقلت لك إذا أرضيت ربّي وتقربت إليه تغشّتني رحمته وتتنزل على قلبي السكينة والطمأنينة، ومن ثم أعلم أنّ الله في تلك اللحظة راضٍ عليّ لا شكّ ولا ريب. وأمّا إذا الإنسان يرى أنّ قلبه قاسٍ عن ذكر الله وإذا ذُكر الله عنده لا يوجل قلبه وإذا تُليت عليه آياته لا تزيده إيماناً فليعلم أنّ الله غاضب عليه، فويلٌ للقاسية قلوبهم عن ذكر الله.

    تاسعاً: هل رب النّصارى نفس ربّ اليهود ونفس ربّ المسلمين؟
    والجواب: سبحان الله ربّ كلّ ما كان وما سيكون إلى يوم الدّين ربّ المسلمين والنّصارى واليهود والنّاس أجمعين، ولكن أكثرهم للحقّ كارهون وبالحقّ مُشركون، وإذا ذُكِر الله وحده اشمأزت قلوب الذين لا يعرفون ربّهم وإذا ذُكِر الذين من دونه فإذا هم يستبشرون. وقال الله تعالى: {وَإِذَا ذُكِرَ اللَّـهُ وَحْدَهُ اشْمَأَزَّتْ قُلُوبُ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ ۖ وَإِذَا ذُكِرَ الَّذِينَ مِن دُونِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ ﴿٤٥﴾} صدق الله العظيم [الزمر].

    وما أرجوه منك ومن كافة الذين يريدون من ربّهم أن يزيد قلوبهم نوراً هو أن تتدبروا سورة الزُمر تدبّر المُتفكّر لينير الله بها قلوبكم ويزيدكم الله بها خشوعاً ويشرح الله بها صدوركم فيريكم الله بها الحقّ ويجعل الله لكم بها فرقاناً لعلكم توقنون.

    ( سورة الزمر )
    بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
    {تَنزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّـهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ ﴿١﴾ إِنَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّـهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ ﴿٢﴾ أَلَا لِلَّـهِ الدِّينُ الْخَالِصُ ۚ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّـهِ زُلْفَىٰ إِنَّ اللَّـهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ اللَّـهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ ﴿٣﴾ لَّوْ أَرَادَ اللَّـهُ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا لَّاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ سُبْحَانَهُ ۖ هُوَ اللَّـهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ ﴿٤﴾ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ ﴿٥﴾ خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم مِّنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۚ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِّن بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّـهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۖ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ ﴿٦﴾ إِن تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّـهَ غَنِيٌّ عَنكُمْ ۖ وَلَا يَرْضَىٰ لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ ۖ وَإِن تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ ۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُم مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ ﴿٧﴾ وَإِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُ مُنِيبًا إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا خَوَّلَهُ نِعْمَةً مِّنْهُ نَسِيَ مَا كَانَ يَدْعُو إِلَيْهِ مِن قَبْلُ وَجَعَلَ لِلَّـهِ أَندَادًا لِّيُضِلَّ عَن سَبِيلِهِ ۚ قُلْ تَمَتَّعْ بِكُفْرِكَ قَلِيلًا ۖ إِنَّكَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ ﴿٨﴾ أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ ﴿٩﴾ قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَـٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّـهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ ﴿١٠﴾ قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّـهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ ﴿١١﴾ وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ ﴿١٢﴾ قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿١٣﴾ قُلِ اللَّـهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهُ دِينِي ﴿١٤﴾ فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُم مِّن دُونِهِ ۗ قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ ﴿١٥﴾ لَهُم مِّن فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِّنَ النَّارِ وَمِن تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ۚ ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ اللَّـهُ بِهِ عِبَادَهُ ۚ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ ﴿١٦﴾ وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللَّـهِ لَهُمُ الْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ ﴿١٧﴾ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ ۚ أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّـهُ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمْ أُولُو الْأَلْبَابِ ﴿١٨﴾ أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ الْعَذَابِ أَفَأَنتَ تُنقِذُ مَن فِي النَّارِ ﴿١٩﴾ لَـٰكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّن فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ وَعْدَ اللَّـهِ ۖ لَا يُخْلِفُ اللَّـهُ الْمِيعَادَ ﴿٢٠﴾ أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّـهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَلَكَهُ يَنَابِيعَ فِي الْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا مُّخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَجْعَلُهُ حُطَامًا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ ﴿٢١﴾ أَفَمَن شَرَحَ اللَّـهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِّلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ اللَّـهِ ۚ أُولَـٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ ﴿٢٢﴾ اللَّـهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّـهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّـهِ يَهْدِي بِهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُضْلِلِ اللَّـهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ ﴿٢٣﴾ أَفَمَن يَتَّقِي بِوَجْهِهِ سُوءَ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ وَقِيلَ لِلظَّالِمِينَ ذُوقُوا مَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ ﴿٢٤﴾ كَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ ﴿٢٥﴾ فَأَذَاقَهُمُ اللَّـهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ ﴿٢٦﴾ وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَـٰذَا الْقُرْآنِ مِن كُلِّ مَثَلٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ ﴿٢٧﴾ قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ ﴿٢٨﴾ ضَرَبَ اللَّـهُ مَثَلًا رَّجُلًا فِيهِ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِّرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ الْحَمْدُ لِلَّـهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ﴿٢٩﴾ إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ ﴿٣٠﴾ ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِندَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ ﴿٣١﴾ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن كَذَبَ عَلَى اللَّـهِ وَكَذَّبَ بِالصِّدْقِ إِذْ جَاءَهُ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْكَافِرِينَ ﴿٣٢﴾ وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِ ۙ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ ﴿٣٣﴾ لَهُم مَّا يَشَاءُونَ عِندَ رَبِّهِمْ ۚ ذَٰلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ ﴿٣٤﴾ لِيُكَفِّرَ اللَّـهُ عَنْهُمْ أَسْوَأَ الَّذِي عَمِلُوا وَيَجْزِيَهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿٣٥﴾ أَلَيْسَ اللَّـهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ ۖ وَيُخَوِّفُونَكَ بِالَّذِينَ مِن دُونِهِ ۚ وَمَن يُضْلِلِ اللَّـهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ ﴿٣٦﴾ وَمَن يَهْدِ اللَّـهُ فَمَا لَهُ مِن مُّضِلٍّ ۗ أَلَيْسَ اللَّـهُ بِعَزِيزٍ ذِي انتِقَامٍ ﴿٣٧﴾ وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّـهُ ۚ قُلْ أَفَرَأَيْتُم مَّا تَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّـهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّـهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ ۚ قُلْ حَسْبِيَ اللَّـهُ ۖ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ ﴿٣٨﴾ قُلْ يَا قَوْمِ اعْمَلُوا عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّي عَامِلٌ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ﴿٣٩﴾ مَن يَأْتِيهِ عَذَابٌ يُخْزِيهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌ مُّقِيمٌ ﴿٤٠﴾ إِنَّا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ لِلنَّاسِ بِالْحَقِّ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ ﴿٤١﴾ اللَّـهُ يَتَوَفَّى الْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ﴿٤٢﴾ أَمِ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّـهِ شُفَعَاءَ ۚ قُلْ أَوَلَوْ كَانُوا لَا يَمْلِكُونَ شَيْئًا وَلَا يَعْقِلُونَ ﴿٤٣﴾ قُل لِّلَّـهِ الشَّفَاعَةُ جَمِيعًا ۖ لَّهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ ﴿٤٤﴾ وَإِذَا ذُكِرَ اللَّـهُ وَحْدَهُ اشْمَأَزَّتْ قُلُوبُ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ ۖ وَإِذَا ذُكِرَ الَّذِينَ مِن دُونِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ ﴿٤٥﴾ قُلِ اللَّـهُمَّ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِي مَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ﴿٤٦﴾ وَلَوْ أَنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لَافْتَدَوْا بِهِ مِن سُوءِ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ وَبَدَا لَهُم مِّنَ اللَّـهِ مَا لَمْ يَكُونُوا يَحْتَسِبُونَ ﴿٤٧﴾ وَبَدَا لَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا كَسَبُوا وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ ﴿٤٨﴾ فَإِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَاهُ نِعْمَةً مِّنَّا قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ ۚ بَلْ هِيَ فِتْنَةٌ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ﴿٤٩﴾ قَدْ قَالَهَا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ ﴿٥٠﴾ فَأَصَابَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا كَسَبُوا ۚ وَالَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْ هَـٰؤُلَاءِ سَيُصِيبُهُمْ سَيِّئَاتُ مَا كَسَبُوا وَمَا هُم بِمُعْجِزِينَ ﴿٥١﴾ أَوَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّـهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ ﴿٥٢﴾ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّـهِ ۚ إِنَّ اللَّـهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ﴿٥٣﴾ وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ ﴿٥٤﴾ وَاتَّبِعُوا أَحْسَنَ مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ بَغْتَةً وَأَنتُمْ لَا تَشْعُرُونَ ﴿٥٥﴾ أَن تَقُولَ نَفْسٌ يَا حَسْرَتَىٰ عَلَىٰ مَا فَرَّطتُ فِي جَنبِ اللَّـهِ وَإِن كُنتُ لَمِنَ السَّاخِرِينَ ﴿٥٦﴾ أَوْ تَقُولَ لَوْ أَنَّ اللَّـهَ هَدَانِي لَكُنتُ مِنَ الْمُتَّقِينَ ﴿٥٧﴾ أَوْ تَقُولَ حِينَ تَرَى الْعَذَابَ لَوْ أَنَّ لِي كَرَّةً فَأَكُونَ مِنَ الْمُحْسِنِينَ ﴿٥٨﴾ بَلَىٰ قَدْ جَاءَتْكَ آيَاتِي فَكَذَّبْتَ بِهَا وَاسْتَكْبَرْتَ وَكُنتَ مِنَ الْكَافِرِينَ ﴿٥٩﴾ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ تَرَى الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى اللَّـهِ وُجُوهُهُم مُّسْوَدَّةٌ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْمُتَكَبِّرِينَ ﴿٦٠﴾ وَيُنَجِّي اللَّـهُ الَّذِينَ اتَّقَوْا بِمَفَازَتِهِمْ لَا يَمَسُّهُمُ السُّوءُ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿٦١﴾ اللَّـهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ ﴿٦٢﴾ لَّهُ مَقَالِيدُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّـهِ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ ﴿٦٣﴾ قُلْ أَفَغَيْرَ اللَّـهِ تَأْمُرُونِّي أَعْبُدُ أَيُّهَا الْجَاهِلُونَ ﴿٦٤﴾ وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ ﴿٦٥﴾ بَلِ اللَّـهَ فَاعْبُدْ وَكُن مِّنَ الشَّاكِرِينَ ﴿٦٦﴾ وَمَا قَدَرُوا اللَّـهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ ۚ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ ﴿٦٧﴾ وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَن شَاءَ اللَّـهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنظُرُونَ ﴿٦٨﴾ وَأَشْرَقَتِ الْأَرْضُ بِنُورِ رَبِّهَا وَوُضِعَ الْكِتَابُ وَجِيءَ بِالنَّبِيِّينَ وَالشُّهَدَاءِ وَقُضِيَ بَيْنَهُم بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ ﴿٦٩﴾ وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَا يَفْعَلُونَ ﴿٧٠﴾ وَسِيقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ جَهَنَّمَ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا فُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَتْلُونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِ رَبِّكُمْ وَيُنذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَـٰذَا ۚ قَالُوا بَلَىٰ وَلَـٰكِنْ حَقَّتْ كَلِمَةُ الْعَذَابِ عَلَى الْكَافِرِينَ ﴿٧١﴾ قِيلَ ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ ﴿٧٢﴾ وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ ﴿٧٣﴾ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّـهِ الَّذِي صَدَقَنَا وَعْدَهُ وَأَوْرَثَنَا الْأَرْضَ نَتَبَوَّأُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ نَشَاءُ ۖ فَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ ﴿٧٤﴾ وَتَرَى الْمَلَائِكَةَ حَافِّينَ مِنْ حَوْلِ الْعَرْشِ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ ۖ وَقُضِيَ بَيْنَهُم بِالْحَقِّ وَقِيلَ الْحَمْدُ لِلَّـهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٧٥﴾} صدق الله العظيم.

    عاشراً: هل محمد رسول الله خليفة الله الآن أم أنت؟
    والجواب: كان خليفةً لله مثله كمثل داوود عليه الصلاة والسلام. وقال الله تعالى: {يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّـهِ} صدق الله العظيم [ص:26].

    ثم مات عليه الصلاة والسلام. وقال الله تعالى: {إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ ﴿٣٠﴾ ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِندَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ ﴿٣١﴾} صدق الله العظيم [الزمر].

    وأراك تقول أنّ محمداً رسول الله - صلّى الله عليه وآله وسلّم - خليفة الله في الأرض الآن! فأقول: كلا فقد ذهب من الدنيا فلا حاجة له بها، فلماذا تريد أن تبقيه فيها؟ فقد كانت عليه الدنيا طويلةً حتى لقي ربّه عليه الصلاة والسلام وآله، وكم أنا مستعجل أن ألحق به لولا مهمتي بالحقّ، ولولا ذلك لما تمنيتُ أن أبقى ثانيةً واحدةً في هذه الحياة فليس لنا حاجة بها شيئاً لولا الله، فمن أجله نحيا فيها، ولم يتحقق الهدف من أجله بعد، وسوف يتحقق بإذن الله، إنّ الله لا يخلف الميعاد. فهل أريد أن يمكّنني الله في الأرض إلا لكي آمر بالمعروف وأنهى عن المنكر فارفع ظلم العباد عن العباد وأدعو جميع العباد إلى الخروج من عبادة العباد إلى عبادة ربّ العباد؟ وسوف يَفِيَني ربّي بما وعدني وأمثالي من الصالحين فأهدي النّاس جميعاً إلى الصراط المستقيم، ومن كفر بعد ذلك فاتّبع المسيح الدجال فأولئك هم الفاسقون. تصديقاً لقول الله تعالى: {وَعَدَ اللَّـهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ ﴿٥٥﴾} صدق الله العظيم [النور].

    وذلك لأنّ فتنة المسيح الدجال تأتي بعد أن يهدي الله بالمهديّ المنتظر النّاس، ومن بعد الإيمان بالحقّ من النّاس كافة بالمهديّ المنتظَر ومن ثم تأتي الفتنة لاختبار التقوى. وقال الله تعالى: {الم ﴿١﴾ أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ ﴿٢﴾ وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّـهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ ﴿٣﴾} صدق الله العظيم [العنكبوت].

    ويا أخي الكريم إنّي لم أرَ قلبك طاهراً نحونا فلا تكن للحقّ من الكارهين، وأرجو من الله أن يغفر لك ويعفو عنك فيطهِّر قلبك تطهيراً إنّ ربّي غفورٌ رحيمٌ، فأنِبْ إلى ربك باكياً بين يديه أن يريك الحقّ حقاً فيرزقك اتّباعه إن ربّي سميع عليم.

    وسلامٌ على المرسَلين، والحمدُ لله ربّ العالمين..
    أخوك الإمام ناصر محمد اليماني.
    ــــــــــــــــــــــــ


  2. افتراضي Aku bersaksikan Allah dan cukuplah Allah sebagai saksi, bahawasanya aku cabar Umar Al Faruq yang buta dengan muhkam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah..


    - 2 -
    Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani
    05 - 06 - 1430 هـ
    29 - 05 - 2009 مـ
    01:19 مساءً
    ________


    Aku bersaksikan Allah dan cukuplah Allah sebagai saksi, bahawasanya aku cabar Umar Al Faruq yang buta dengan muhkam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah..


    Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani, salam ke atas para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam..

    Ya Subhaanallaah, aduhai Maha Suci Allah! Sesungguhnya aku lihat orang yang menamakan dirinya 'Umar Al Faruq' ini, perbezaan antara dia dan Umar Al Faruq sahabat Nabi -radliallaahu 'anhu-, bagaikan perbezaan antara cahaya dan kegelapan, ini dia mengatakan dirinya telah menyangkal dan membuat Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani tidak berkutik

    Aduhai peliknya orang-orang yang tidak mengetahui ini, dengan apa pula engkau telah membuatku tak berkutik wahai lelaki! Demi Allah, tiada satu kalimat pun yang engkau datangkan, tidak dari Kitabullah, tidak juga dari Sunnah Rasulullah, tidak yang hak dan tidak yang batil, lalu dengan apa engkau membuatku tak berkutik
    ?

    Demi Allah, aku telah mengenalmu sejak pandangan pertama lagi, bahawa engkau ini buta tidak melihat kebenaran, di hatimu ada penyakit dan engkau sama sekali tidak akan memperoleh petunjuk ke jalan kebenaran

    Dengarkan ini wahai lelaki, seharusnya engkau tahu bahawa aku menyeru ulama umat untuk berhiwar dengan dalil hujjah ilmu pengetahuan dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah yang hak, manakala dirimu, tentu sahaja kelak engkau akan mengatakan:

    "Wahai Nasser Mohammed Al Yamani, berapakah jumlah rambut di kepalaku?"
    Sehinggalah bilamana aku jawab: "Aku tidak tahu", lantas engkau akan bersorak:
    "Allah Maha Besar, sesungguhnya aku telah membuat Nasser Mohammed Al Yamani tidak berkutik!"


    Wahai saudaraku, selamatkanlah dirimu, kerana demi Allah, aku lihat engkau ini termasuk kalangan yang jahil
    "Tibalah masanya untuk Abu Hanifah meluruskan kakinya"
    (Pepatah arab)



    Salam ke atas para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam..

    Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani
    ______________


    اقتباس المشاركة: 5295 من الموضوع: إجابة الإمام على أسئلة عمر فاروق ..

    - 2 -
    الإمام ناصر محمد اليماني
    05 - 06 - 1430 هـ
    29 - 05 - 2009 مـ
    01:19 مساءً
    ________



    أشهد الله وكفى بالله شهيداً أنّي أتحدّى عُمر الفاروق الأعمى بمحكم كتاب الله وسُنَّة رسوله ..

    بسم الله الرحمن الرحيم، وسلامٌ على المرسَلين، والحمدُ لله ربِّ العالمين..
    ويا سبحان الله! فإنّي أرى من يُسمّي نفسه عمر الفاروق أنّ الفرق بينه وبين عمر الفاروق كالفرق بين النّور والظلمات، وها هو يقول أنّه أفحم الإمام المهديّ ناصر محمد اليماني، فيا عجبي من الجاهلين، فبمَ أفحمتنا يا رجل! والله لم تأتِ بكلمةٍ واحدةٍ لا من كتاب الله ولا من سُنّة رسوله لا حقٍّ ولا باطلٍ فبأيّ شيء أفحمتنا؟

    والله لقد عرفتك منذ الوهلة الأولى أنّك أعمى وأنّ في قلبك مرضٌ وأنّك لا ولن تهتدي للحقّ سبيلاً، فاسمع يا هذا عليك أن تعلم أنّي أدعو علماء الأمّة إلى الحوار بسلطان العلم من كتاب الله وسُنَّة رسوله الحقّ وأمّا أنت فحتماً سوف تقول: "يا ناصر محمد اليماني فكم عدد الشعر برأسي؟" حتى إذا قلت لك: لا أعلم. ومن ثم ستصرخ: "الله أكبر لقد أفحمت ناصر محمد اليماني"!

    ويا أخي جنب نفسك فوالله إنّي أراك من أجهل الجاهلين، وآن لأبي حنيفة أن يمدَّ رجليه.

    وسلامٌ على المرسَلين، والحمدُ لله ربِّ العالمين..
    الإمام المهديّ ناصر محمد اليماني.
    ______________



  3. افتراضي Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keredhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami..


    - 3 -

    Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani
    17 - 07 - 1430 هـ
    10 - 07 - 2009 مـ
    11:41 مساءً
    _______


    Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keredhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (69)
    Maha Benar Allah..


    Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani, sholawat dan salam ke atas penutup para nabi dan rasul, ke atas keluarganya yang suci dan para pengikut kebenaran hingga Hari Pembalasan..

    Saudaraku yang mulia, semoga Allah meneguhkanmu di jalan yang lurus, jalan yang membimbing menuju (keredhaan) Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji

    Pembenaran terhadap firman Allah Ta'ala:
    Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus". (56)
    Maha Benar Allah
    [Hud]


    Penyebab engkau beroleh petunjuk ke jalan kebenaran adalah engkau tidak menginginkan selain kebenaran, dan kebenaranlah yang lebih layak untuk diikuti, kerana itu engkau telah mengerahkan dirimu untuk mencari jalan kebenaran, sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepada para pencari kebenaran dari kalangan hamba-hamba-Nya, untuk memberikan petunjuk-Nya dan membimbing mereka ke jalan kebenaran menuju-Nya

    Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji-Nya, engkau telah datang ke laman web kami dalam ketentuan yang telah ditetapkan dalam Kitab yang tertulis, di era hiwar Al Imam Al Mahdi sebelum muncul, agar engkau termasuk kalangan anshar pendahulu terbaik

    Pembenaran terhadap janji Allah yang hak dalam muhkam Kitab-Nya:
    Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keredhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (69)
    Maha Benar Allah
    [Al 'Ankabuut]


    Sekiranya engkau termasuk kalangan penuntut ilmu, maka ketahuilah bahawa Allah telah meletakkan syarat-syarat bagi penuntut ilmu seperti berikut:

    Hendaklah penuntut ilmu tidak mengikuti perkara yang tidak diketahuinya, selagimana orang alim belum mempengaruhi dan menguasaimu dengan ilmu pengetahuan dan dalil hujjah yang jelas, dengan syarat ianya dapat diterima akal fikiran dan dapat membuatkan hatimu tenang

    Allah melarang engkau dari mengikuti Nasser Mohammed Al Yamani secara membuta tuli, selagimana engkau penuntut ilmu yang hak, tidak cukup hanya dengan berbaik sangka dengan Nasser Mohammed Al Yamani, bahawa dia tidak mengatakan terhadap Allah selain kebenaran, tidak sekali-kali.. kerana ini adalah perkara yang besar dan bahaya, tidak berguna hanya dengan berbaik sangka padanya, selagi engkau tidak temukan dalil hujjah Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani itu diperkuatkan dengan dalil hujjah ilmu pengetahuan yang meyakinkan, dapat diterima akal fikiran dan logik dari Kitabullah dan sunnah Rasulullah yang benar

    Sebab itu Allah memerintahkan kalian untuk menggunakan akal fikiran, yang tidak buta sekiranya kalian menjadikannya sebagai hakim pemutus perkara, dalam memikirkan dan merenungkan dalil hujjah ilmu pengetahuan orang yang menyeru, apakah adanya pertentangan dengan akal fikiran dan logik
    ?
    Pembenaran terhadap firman Allah Ta'ala:
    Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (36)
    Maha Benar Allah
    [Al Israa]


    Sesungguhnya yang menyebabkan terjadinya kesesatan umat-umat dari jalan kebenaran, adalah kerana mereka mengikuti secara membuta tuli, mengikuti umat yang sebelum mereka dari nenek moyang dan ulama mereka, mengikuti perkara yang mereka dapatkan dari nenek moyang mereka tanpa menggunakan akal fikiran mereka sedikitpun; adakah perkara itu dapat diterima akal fikiran dan logik
    ?
    Contohnya mereka dapatkan nenek moyang mereka menyembah berhala, lalu mereka mengikutinya secara membuta tuli dengan berbaik sangka pada nenek moyang mereka, bahawa nenek moyang mereka itu lebih tahu dan lebih berhak menentukan, kerana itu Allah Ta'ala berfirman:

    Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka". (23)
    Maha Benar Allah
    [Az Zukhruf]



    Kerana itu Allah murka terhadap mereka dan nenek moyang mereka, disebabkan mereka mengikuti secara membuta tuli, tanpa mempergunakan akal fikiran yang telah dianugerahkan kepada mereka oleh Allah.

    Firman Allah Ta'ala:
    Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," Mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?". (170)
    Maha Benar Allah
    [Al Baqarah]


    Justeru itu Allah melarang hamba-hamba-Nya dari mengikuti umat-umat sebelum mereka secara membuta tuli, Allah menyeru mereka untuk menggunakan akal fikiran mereka dan memikirkan perkara yang mereka dapatkan dari nenek moyang mereka, adakah ianya dapat diterima akal fikiran, ataupun mereka temukan logika dari ucapan sang penyeru yang diutus oleh Allah kepada mereka, yang mengajak mereka kepada kebenaran, dan melarang mereka dari mengikuti secara membuta tuli
    ?
    Allah Ta'ala berfirman:
    Katakanlah: "Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu fikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras. (46)
    Maha Benar Allah
    [Saba]


    Demikian itu kerana syaitan tidak akan membiarkan mereka berada di jalan yang benar, setelah Allah menunjukkan mereka ke jalan itu di era para rasul, kemudian para nabi untuk jinn dan manusia wafat, lalu syaitan beserta penolongnya dari kalangan syaitan jinn dan manusia, meneruskan usaha mereka buat menghalangi dan merintangi jalan yang lurus, melalui para penolongnya dari kalangan syaitan jinn dan manusia dari generasi ke generasi, agar syaitan-syaitan itu dapat memalingkan umat dari agama mereka, dan mengeluarkan manusia dari jalan yang lurus

    Allah Ta'ala berfirman:
    Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang diturunkan Allah". Mereka menjawab: "(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya". Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)? (21)
    Maha Benar Allah
    [Luqman]


    Demikian itu kerana Iblis telah bersumpah untuk menyesatkan Adam dan keturunannya, dengan segala macam helah dan cara hingga hari kebangkitan

    Allah Ta'ala berfirman:
    Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam", maka merekapun bersujud kecuali Iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud. (11) Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab Iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah". (12) Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina". (13) Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan". (14) Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh". (15) Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, (16) kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (17) Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya". (18)
    Maha Benar Allah
    [Al A'raaf]


    Para syaitan telah menyesatkan umat-umat merentas generasi setelah rasul-rasul wafat, dan setiap umat mengikuti umat sebelum mereka secara membuta tuli, kerana itu engkau dapati umat-umat itu menjatuhkan alasan dan melemparkan dakwaan ke atas umat yang sebelum mereka

    Allah Ta'ala berfirman:
    Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (112)
    Maha Benar Allah
    [Al An'aam]


    Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. (130)
    Maha Benar Allah
    [Al An'aam]


    Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: "Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka". Allah berfirman: "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui". (38)
    Maha Benar Allah
    [Al A'raaf]


    Syaitan mengatakan pada mereka (ahli neraka), jangan kalian mencercaku, aku tidak ada kekuasaan terhadap kalian, melainkan aku hanya menyeru kalian lalu kalian mematuhi seruanku, namun cercalah diri kalian sendiri kerana kalian tidak menggunakan akal fikiran kalian

    Allah Ta'ala berfirman:
    Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong: "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan daripada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja? Mereka menjawab: "Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri". (21) Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.(22)
    Maha Benar Allah
    [Ibrahim]


    Lantaran itu semua orang-orang kafir menyadari akan perkara yang menyebabkan mereka sesat dari jalan kebenaran, ianya bukan disebabkan oleh syaitan yang sebenarnya tidak punya kekuasaan terhadap mereka, dan bukan pula disebabkan oleh umat-umat sebelum mereka; namun mereka mengetahui bahawa penyebab mereka tersesat dari jalan kebenaran, adalah kerana mereka tidak menggunakan akal fikiran mereka

    Mereka hanya mengikuti secara membuta tuli dan berpaling dari seruan dakwah yang hak dari Tuhan, seruan dakwah yang dapat diterima akal fikiran dan logik

    Kerana itu mereka mengatakan:
    Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". (10) Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala. (11)
    Maha Benar Allah
    [Al Mulk]


    Maka dari itu kalian dapati Al Mahdi Al Muntadhar yang hak dari Tuhan kalian, melarang kalian dari mengikuti secara membuta tuli, Al Mahdi menyeru kalian untuk menggunakan akal fikiran kalian buat memikirkan, adakah orang yang menyeru ini, Nasser Mohammed Al Yamani, benar-benar telah diteguhkan oleh Allah dengan dalil hujjah ilmu pengetahuan yang dapat diterima akal fikiran dan logik
    ?
    Kerana itu kalian dapati aku menyatakan bahawasanya, sama sekali tidak akan ada yang membenarkan Al Mahdi Al Muntadhar yang hak dari Tuhan kalian, melainkan orang-orang yang mempergunakan akal fikiran mereka di antara kalian, mereka memikirkan perkara yang menjadi hujjah Nasser Mohammed Al Yamani terhadap mereka, hingga memikirkan pada perkara yang mereka dapatkan dari nenek moyang mereka, mana di antaranya yang dapat diterima akal fikiran dan logik, kemudian mereka mengikutinya setelah memikirkan dan merenungkan, mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk Allah pada setiap umat dalam Al Kitab

    Aku tidak temukan orang yang diberi petunjuk pada kebenaran, kecuali orang-orang yang menggunakan akal fikiran mereka, dari kalangan orang-orang yang tidak menghukumi sebelum mereka mendengarkan perkataan, dan mereka merenungkannya serta memikirkannya, baru kemudian mereka membuat keputusan dan mengikuti yang terbaik darinya

    Allah tidak memberikan petunjuk-Nya pada semua umat, melainkan pada orang-orang yang mempergunakan akal fikiran, dan mereka tidak menghukumi sebelum mereka memikirkan dan merenungkan perkataan orang yang menyeru mereka; bahkan mereka memikirkan ucapannya terlebih dahulu sebelum memutuskan, baru kemudian mereka mengikuti yang terbaik di antaranya

    Allah Ta'ala berfirman:
    Sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku, (17) yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal. (18)
    Maha Benar Allah
    [Az Zumar]


    Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Al Quran), atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu? (68)
    Maha Benar Allah
    [Al Mukminun]


    Akan tetapi syaitan-syaitan manusia melarang umat Islam dari bertadabbur merenungkan Al Quran, mereka mengatakan: "Tiada yang mengetahui takwilnya selain Allah, bahkan hendaklah kalian berpegang teguh pada sunnah sahaja, tinggalkan Al Quran kerana tiada yang tahu takwilnya selain Allah, dan Rasul-Nya telah menjelaskan Al Quran pada kalian dalam sunnahnya, cukuplah yang demikian buat kalian", sebagaimana yang dilakukan oleh Ahlus Sunnah

    Manakala Syi'ah pula, mereka mengatakan: "Cukuplah bagi kami perkara yang kami dapatkan dari imam-imam kami kalangan Ahlul Bayt"; dan mereka tidak saling menghubungkannya dengan muhkam Kitabullah

    Kaum yang lain pula mengatakan: "Bahkan cukup bagi kami Al Quran sahaja, tinggalkan sunnah Rasulullah -shollallaahu 'alayhi wasallam-", mereka adalah kalangan anti hadits, maka mereka telah mengabaikan dua sholat fardhu dari sholat-sholat fardhu yang lima


    Wahai umat Islam, aku tidak menemukan jalan selamat untuk kalian, melainkan kalian kembali berhukum dengan Kitabullah dan sunnah Rasulullah yang hak, yang tidak bertentangan dengan muhkam Kitabullah, sesungguhnya aku Al Mahdi Al Muntadhar yang hak dari Tuhan kalian, aku tidak menolak Sunnah Nabawiyah kecuali yang bertentangan dengan Kitabullah, demikian itu kerana Sunnah Nabawiyah datang untuk menambahkan bayan keterangan dan penjelasan bagi Al Quran untuk seluruh dunia

    Justeru itu barangsiapa yang beriman kepada Kitabullah dan sunnah Rasulullah yang hak, dari kalangan sekalian ulama umat Islam, maka penuhilah seruan dakwah hiwar Al Mahdi Al Muntadhar di era hiwar sebelum muncul, melalui meja bundar hiwar antarabangsa,
    website Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani, dan setelah adanya pembenaran, baru aku akan muncul pada kalian di dekat Ka'bah, jika sungguh kalian benar-benar mempergunakan akal fikiran


    Salam ke atas para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam..

    Saudara kalian Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani
    _______________



    اقتباس المشاركة: 5296 من الموضوع: إجابة الإمام على أسئلة عمر فاروق ..

    - 3 -
    الإمام ناصر محمد اليماني
    17 - 07 - 1430 هـ
    10 - 07 - 2009 مـ
    11:41 مساءً
    _______



    {وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّـهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ ﴿٦٩﴾}
    صدق الله العظيـــم ..


    بسم الله الرحمن الرحيم، والصلاة والسلام على خاتم الأنبياء والمرسَلين وآله الطيّبين الطاهرين والتابعين للحقّ إلى يوم الدين..
    أخي الكريم، ثبّتك الله على الصراط المستقيم الذي يؤدّي إلى الله العزيز الحميد. تصديقاً لقول الله تعالى: {إِنِّي تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّـهِ رَبِّي وَرَبِّكُم ۚ مَّا مِن دَابَّةٍ إِلَّا هُوَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا ۚ إِنَّ رَبِّي عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴿٥٦﴾} صدق الله العظيم [هود].

    وسبب هُداك إلى الطريق الحقّ هو أنّك لا تريد غير الحقّ والحقّ أحقّ أن يُتّبع، ولذلك كلفتَ نفسك بالبحث عن الطريق الحقّ، وقد وعد الله الباحثين عن الحقّ من عباده أن يهديهم إلى سبيل الحقّ إليه إنّ الله لا يخلف الميعاد، وجئت إلى موقعنا بقدرٍ مقدورٍ في الكتاب المسطور في عصر الحوار للإمام المهديّ من قبل الظهور لتكون من السابقين الأخيار. تصديقاً لوعد الله الحقّ في مُحكم كتابه: {وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّـهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ ﴿٦٩﴾} صدق الله العظيم [العنكبوت].

    وإن كنتَ من طُلّاب العلم فاعلم أنّ الله قد وضع شروطاً لطالب العلم كالتالي:
    أن لا يتّبع ما ليس لهُ به علمٍ ما لم يُهيمن عليك العالِم بعلمٍ وسلطانٍ مُبينٍ شرط أن يقبله عقلك فيطمئن إليه قلبك، ونهاك الله أن تتّبع ناصر محمد اليماني الاتّباع الأعمى ما دُمتَ طالب العلم الحقّ فلا يكفي أن تظنّ بناصر محمد اليماني الظنّ الحسن أنّهُ لا يقول على الله إلا الحقّ، كلا.. فهذا أمرٌ خطيرٌ وعظيمٌ لا ينفع معه الظنّ الحسن ما لم تجد حُجّة الإمام ناصر محمد اليماني مؤيّدة بسلطان العلم المُقنع الذي يقبله العقل والمنطق من كتاب الله وسُنَّة رسوله الحقّ، ولذلك أمركم الله باستخدام عقولكم التي لا تعمى إذا حكّمتم عقولكم في التّفكُّر والتّدبُّر في سلطان علم الداعية هل لا يتعارض مع العقل والمنطق؟ تصديقاً لقول الله تعالى: {وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَـٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا ﴿٣٦﴾} صدق الله العظيم [الإسراء].

    وإنّما ضلّت الأممُ عن طريق الحقّ بسبب الاتّباع الأعمى للأمّة التي من قبلهم من آبائهم وعلمائهم فاتَّبَعوا ما ألْفَوا عليه آباءهم من غير أن يستخدموا عقولهم شيئاً؛ هل ما وجدوهم عليه يقبله العقل والمنطق؟ وعلى سبيل المثال ألفَوا آباءهم يعبدون الأصنام فاتّبعوهم الاتّباع الأعمى بحسن الظنّ فيهم أنّهم أعلم منهم وأحكم، ولذلك قال الله تعالى: {وَكَذَٰلِكَ مَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ فِي قَرْيَةٍ مِّن نَّذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَا إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَىٰ أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَىٰ آثَارِهِم مُّقْتَدُونَ ﴿٢٣﴾} صدق الله العظيم [الزخرف].

    ولذلك مقتهم الله هم وآباؤهم بسبب الاتّباع الأعمى دون أن يستخدموا عقولهم التي أنعم الله بها عليهم. قال الله تعالى: {وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنزَلَ اللَّـهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا ۗ أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ شَيْئًا وَلَا يَهْتَدُونَ ﴿١٧٠﴾} صدق الله العظيم [البقرة].

    ولذلك نهى الله عباده من الاتّباع الأعمى للأمم الذين من قبلهم ودعاهم إلى استخدام العقل والتفكّر فيما وجدوا عليه آباءهم هل تقبله عقولهم أم يجدون المنطق في سلطان الداعية المبعوث من ربّهم الذي يدعوهم إلى الحقّ وينهاهم عن الاتّباع الأعمى؟ وقال الله تعالى: {قُلْ إِنَّمَا أَعِظُكُم بِوَاحِدَةٍ ۖ أَن تَقُومُوا لِلَّـهِ مَثْنَىٰ وَفُرَادَىٰ ثُمَّ تَتَفَكَّرُوا ۚ مَا بِصَاحِبِكُم مِّن جِنَّةٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌ لَّكُم بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيدٍ ﴿٤٦﴾} صدق الله العظيم [سبأ].

    وذلك لأنّ الشيطان لم يتركهم على الحقّ بعد إذ هداهم الله إليه في عهد الرسل فيموت أنبياء الجنّ والإنس ويستمر مكر الشيطان وأوليائه من شياطين الجنّ والإنس في صدّهم عن الصراط المستقيم عن طريق أوليائه من شياطين الإنس جيلاً بعد جيلٍ، حتى يردّوهم عن دينهم فيخرجوهم عن الصراط المستقيم. وقال الله تعالى: {وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنزَلَ اللَّـهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا ۚ أَوَلَوْ كَانَ الشَّيْطَانُ يَدْعُوهُمْ إِلَىٰ عَذَابِ السَّعِيرِ ﴿٢١﴾} صدق الله العظيم [لقمان].

    وذلك لأنّه أقسم ليُضِّل آدم وذريته بكُلّ حيلةٍ ووسيلةٍ إلى يوم يبعثون. وقال الله تعالى: {وَلَقَدْ خَلَقْنَاكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنَاكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ لَمْ يَكُن مِّنَ السَّاجِدِينَ ﴿١١﴾ قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ ﴿١٢﴾ قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَن تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَ ﴿١٣﴾ قَالَ أَنظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ ﴿١٤﴾ قَالَ إِنَّكَ مِنَ الْمُنظَرِينَ ﴿١٥﴾ قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿١٦﴾ ثُمَّ لَآتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَن شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ ﴿١٧﴾ قَالَ اخْرُجْ مِنْهَا مَذْءُومًا مَّدْحُورًا ۖ لَّمَن تَبِعَكَ مِنْهُمْ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكُمْ أَجْمَعِينَ ﴿١٨﴾} صدق الله العظيم [الأعراف].

    وأضلّتِ الشياطين الأمم عبر الأجيال من بعد الرسل وكانت كُلّ أمّةٍ تتّبع الأمّةَ التي من قبلها الاتّباع الأعمى، ولذلك تجد الأمم يلقون بالحجّة على الأمّة التي من قبلها. وقال الله تعالى: {وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا ۚ وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ ﴿١١٢﴾} صدق الله العظيم [الأنعام].

    {يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي وَيُنذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَـٰذَا ۚ قَالُوا شَهِدْنَا عَلَىٰ أَنفُسِنَا ۖ وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ ﴿١٣٠﴾} صدق الله العظيم [الأنعام].

    {قَالَ ادْخُلُوا فِي أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِكُم مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ فِي النَّارِ ۖ كُلَّمَا دَخَلَتْ أُمَّةٌ لَّعَنَتْ أُخْتَهَا ۖ حَتَّىٰ إِذَا ادَّارَكُوا فِيهَا جَمِيعًا قَالَتْ أُخْرَاهُمْ لِأُولَاهُمْ رَبَّنَا هَـٰؤُلَاءِ أَضَلُّونَا فَآتِهِمْ عَذَابًا ضِعْفًا مِّنَ النَّارِ ۖ قَالَ لِكُلٍّ ضِعْفٌ وَلَـٰكِن لَّا تَعْلَمُونَ ﴿٣٨﴾} صدق الله العظيم [الأعراف].

    وخطب فيهم الشيطان وقال لا تلوموني فليس لي عليكم من سلطانٍ إلا أن دعوتكم فاستجبتم لي بل لوموا أنفسكم لأنّكم لم تستخدموا عقولكم. وقال الله تعالى: {وَبَرَزُوا لِلَّـهِ جَمِيعًا فَقَالَ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنتُم مُّغْنُونَ عَنَّا مِنْ عَذَابِ اللَّـهِ مِن شَيْءٍ ۚ قَالُوا لَوْ هَدَانَا اللَّـهُ لَهَدَيْنَاكُمْ ۖ سَوَاءٌ عَلَيْنَا أَجَزِعْنَا أَمْ صَبَرْنَا مَا لَنَا مِن مَّحِيصٍ ﴿٢١﴾ وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّـهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُم مِّن سُلْطَانٍ إِلَّا أَن دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي ۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنفُسَكُم ۖ مَّا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنتُم بِمُصْرِخِيَّ ۖ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِن قَبْلُ ۗ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ ﴿٢٢﴾} صدق الله العظيم [إبراهيم].

    ومن ثم أدرك جميع الكافرين ما هو سبب ضلالهم عن الحقّ إنّه ليس الشيطان فليس له سلطان عليهم وليست الأمم التي من قبلهم؛ بل اكتشفوا أنّ سبب ضلالهم عن الحقّ هو عدم استخدام عقولهم فاتّبعوا الاتّباع الأعمى فأعرضوا عن دعوة الحقّ من ربّهم التي يقبلها العقل والمنطق. ولذلك قالوا: {وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ ﴿١٠﴾ فَاعْتَرَفُوا بِذَنبِهِمْ فَسُحْقًا لِّأَصْحَابِ السَّعِيرِ ﴿١١﴾} صدق الله العظيم [الملك].

    ولذلك تجدون أنّ المهديّ المنتظر الحقّ من ربّكم ينهاكم عن الاتّباع الأعمى ويدعوكم إلى استخدام عقولكم هل الداعي ناصر محمد اليماني قد أيّده الله بسلطان العلم الذي يقبله العقل والمنطق؟ ولذلك تجدونني أفتي أنّه لا ولن يُصدّق المهديّ المنتظَر الحقّ من ربّكم إلا الذين يعقلون منكم، فتفكّروا فيما يُحاجِجَهم به ناصر محمد اليماني وإلى ما وجدوا عليه آباءهم فأيّهم يقبله العقل والمنطق فيتّبعونه من بعد التّفكُّر والتّدبُّر، وأولئك الذين هداهم الله في الكتاب في جميع الأمم. فلم أجد أنّه اهتدى للحقّ إلا الذين استخدموا عقولهم من الذين لا يحكمون من قبل أن يستمعوا القول فيتدبّروا فيه ويتفكّروا ومن ثم يحكّموا فيتّبعوا أحسنه، ولم يهدِ الله من جميع الأمم إلا الذين استخدموا عقولهم ولم يحكموا من قبل التّفكُّر والتّدبُّر في قول الداعية؛ بل يتفكّرون في القول من قبل أن يحكموا ومن ثم يتّبعوا أحسنه. وقال الله تعالى: {فَبَشِّرْ عِبَادِ ﴿١٧﴾ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ ۚ أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّـهُ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمْ أُولُو الْأَلْبَابِ ﴿١٨﴾} صدق الله العظيم [الزمر].

    {أَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا الْقَوْلَ أَمْ جَاءَهُم مَّا لَمْ يَأْتِ آبَاءَهُمُ الْأَوَّلِينَ ﴿٦٨﴾} صدق الله العظيم [المؤمنون].

    ولكن شياطين البشر نهوا المسلمين عن تدبّر القرآن وقالوا: "لا يعلمُ تأويله إلا الله بل عليكم بالسُنّة وحدها فذروا القرآن فإنّه لا يعلم تأويله إلا الله وقد بيّنه لكم رسوله وحسبكم ذلك" كما يفعل أهل السُّنة، وأمّا الشيعة فقالوا: "حسبنا ما وجدنا عليه أئمتنا من آل البيت"؛ فلا يُطابقونه مع محكم كتاب الله. وآخرون قالوا: "بل حسبكم القرآن وحده فذروا سُنّة رسول الله صلّى الله عليه وآله وسلّم"، وهم القرآنيون فأضاعوا فرضين من الصلوات.

    ويا أمّة الإسلام لا أجد لكم سبيلاً للنجاة إلا أن تحتكموا إلى كتاب الله وسُنَّة رسوله الحقّ التي لا تخالف الكتاب، فإنّي المهديّ المنتظر الحقّ من ربّكم لا أنكر من السُنّة النّبويّة إلا ما وجدته مخالفاً لكتاب الله ذلك لأنّ السُنّة النّبويّة إنّما تأتي لتزيد القرآن بياناً وتوضيحاً للعالمين، فمن كان يؤمن بكتاب الله وسُنَّة رسوله الحقّ من كافة علماء المسلمين فليستجيبوا لدعوة الحوار للمهديّ المنتظَر في عصر الحوار من قبل الظهور عبر طاولة الحوار العالميّة (موقع الإمام ناصر محمد اليماني) ومن بعد التصديق أظهر لكم عند البيت العتيق إن كنتم تعقلون.

    وسلامٌ على المرسَلين، والحمدُ لله ربّ العالمين..
    أخوكم الإمام المهديّ ناصر محمد اليمانيّ.
    _______________


المواضيع المتشابهه

  1. مشاركات: 1
    آخر مشاركة: 06-05-2020, 11:09 PM
  2. Pertanyaan Untuk Yang Bertanya Dan Jawaban Untuk Pertanyaannya..
    بواسطة أبو عزرا في المنتدى Melayu
    مشاركات: 0
    آخر مشاركة: 19-06-2018, 11:59 PM
  3. مشاركات: 0
    آخر مشاركة: 14-05-2016, 02:16 AM
  4. Jawaban terhadap kebohongan Syiah Itsna 'Asyr
    بواسطة أبو عزرا في المنتدى Melayu
    مشاركات: 0
    آخر مشاركة: 04-05-2016, 06:38 PM
  5. مشاركات: 0
    آخر مشاركة: 10-04-2015, 09:32 PM

ضوابط المشاركة

  • لا تستطيع إضافة مواضيع جديدة
  • لا تستطيع الرد على المواضيع
  • لا تستطيع إرفاق ملفات
  • لا تستطيع تعديل مشاركاتك
  •